At least 3 years old by August of the school entry year.Minimal berusia 3 tahun per Agustus tahun masuk sekolah.
Elementary:SD:
At least 6 years old by August of the school entry year.Minimal berusia 6 tahun per Agustus tahun masuk sekolah.
Admission may be subject to quota per age level, as we aim to keep a balanced composition in our mixed-age classes.Penerimaan dapat mengikuti kuota tiap jenjang usia, karena kami menjaga komposisi yang seimbang di kelas campuran usia kami.
“My husband and I think we made the right decision choosing GMS for our daughter. We were looking for an Islamic-based school; several options never felt quite right, but when we arrived at GMS we were immediately charmed. The school is homey and green, true to its name. We like how GMS instills independence and confidence in each child by letting them choose their own activities, and we especially appreciate its way of teaching Islamic values: respectful, considerate, and open-minded, shared not through lectures but integrated into the children's daily du'a, prayers, and interaction.”“Saya dan suami merasa telah mengambil keputusan yang tepat memilih GMS untuk putri kami. Kami mencari sekolah berbasis Islam; beberapa pilihan tak pernah terasa pas, tetapi begitu tiba di GMS, kami langsung jatuh hati. Sekolahnya terasa seperti rumah dan hijau, sesuai namanya. Kami suka bagaimana GMS menumbuhkan kemandirian dan kepercayaan diri setiap anak dengan membiarkan mereka memilih kegiatannya sendiri, dan kami sangat menghargai cara mengajarkan nilai Islam: penuh hormat, penuh perhatian, dan terbuka, bukan melalui ceramah melainkan menyatu dalam du'a, salat, dan interaksi anak sehari-hari.”
Annisa Ismail
Legal ConsultantKonsultan Hukum
“The thing that sets GMS apart is its multi-age classroom, which provides not only a space for different kids to be together, but also to explore what it means to be in the real life. A lot of the learning processes in GMS has really mimicked real life and really provided that safe space for kids to grow. If you are looking for a school where your kids can really grow, thrive, and also have the skill set, not only practical skill set, but also mindset to really excel in the future and the future challenges, and to be able to be independent leaders, thinkers, and individuals that care about society and its environment, GMS is the right place for you.”“Hal yang paling membedakan Green Montessori School adalah konsep multi-age classroom yang memberikan pengalaman belajar menyerupai kehidupan nyata. Anak-anak tidak hanya belajar bersama teman-teman dari berbagai usia, tetapi juga mengembangkan pola pikir, karakter, dan keterampilan yang akan mereka butuhkan di masa depan. GMS menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung agar setiap anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, mampu berpikir kritis, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap masyarakat dan lingkungannya.”
Meizani Irmadhiany
Senior Vice President, Konservasi IndonesiaSenior Vice President, Konservasi Indonesia
“At first I was worried, because my child would be learning in a class with a wide range of ages. Over time I came to see that this experience is exactly what prepares a child for real life, where they will meet and work with people of every age. From Kindergarten through Lower Elementary and now Upper Elementary, my child's experience in the mixed-age classroom has gone very well.”“Awalnya saya sempat khawatir karena anak belajar dalam kelas dengan rentang usia yang berbeda. Namun, seiring waktu saya menyadari bahwa justru pengalaman tersebut mempersiapkan anak menghadapi kehidupan nyata, di mana ia akan berinteraksi dengan berbagai kelompok usia. Sejak di tingkat TK, Lower Elementary, hingga Upper Elementary, pengalaman belajar anak saya di mixed-age classroom berjalan dengan sangat baik.”
Riza Selfiana
Financial PlannerPerencana Keuangan
“I have already recommended Green Montessori School to friends with young children. For me, the Montessori approach GMS applies has a real effect on shaping a child's character. My child's ability to collaborate, to present, and to speak in public has also developed very well.”“Saya bahkan sudah merekomendasikan Green Montessori School kepada teman-teman yang memiliki anak usia dini. Bagi saya, pendekatan Montessori yang diterapkan di GMS memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter anak. Selain itu, kemampuan berkolaborasi, presentasi, dan public speaking anak juga berkembang dengan sangat baik.”
Aynie Yunita
DentistDokter Gigi
“GMS was love at first sight for me, my wife, and my daughter Eiliyah four years ago. It combines the Montessori method with Islamic values and an environmentally-mindful approach, and uses English as its academic language. In these four years we have witnessed positive development in Islamic values, language, social growth, and independence, which we believe will become an important foundation for our daughter's future life.”“GMS adalah cinta pada pandangan pertama bagi saya, istri, dan putri kami Eiliyah empat tahun lalu. GMS memadukan metode Montessori dengan nilai Islam dan pendekatan peduli lingkungan, serta menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa akademik. Selama empat tahun ini kami menyaksikan perkembangan positif dalam nilai Islam, bahasa, sosial, dan kemandirian, yang kami yakini menjadi fondasi penting bagi masa depan putri kami.”
Tengku Temmy Rifindo
General Manager of InvestmentGeneral Manager Investasi
“I am truly inspired by how Green Montessori School nurtures children through the harmonious integration of Islamic values, authentic Montessori practice, and a deep respect for nature, developing independent, curious, and compassionate learners who connect their education to the wider world. In recognition of these qualities, GMS has been included in Twinkl's list of “Top Authentic Montessori Schools in Indonesia”.”“Saya sungguh terinspirasi oleh cara Green Montessori School membina anak melalui perpaduan harmonis nilai Islam, praktik Montessori autentik, dan cinta alam yang mendalam, membentuk pembelajar yang mandiri, ingin tahu, dan penuh kasih yang menghubungkan pendidikannya dengan dunia luas. Atas kualitas tersebut, GMS masuk dalam daftar “Top Authentic Montessori Schools in Indonesia” versi Twinkl.”
Kristiani Utomo
Content Executive at Twinkl, global educational publisher (Sheffield, UK)Content Executive di Twinkl, penerbit pendidikan global (Sheffield, UK)
“I was drawn to Green Montessori School because it combines the Montessori method with Islamic values. The mixed-age classroom is a strength of its own: children learn alongside friends across a range of ages, so their social skills develop naturally. From Kindergarten through to Elementary now, my child has always been eager to set off for school. My child's English has come a remarkably long way too.”“Saya tertarik memilih Green Montessori School karena memadukan metode Montessori dengan nilai-nilai Islam. Konsep mixed-age classroom juga menjadi keunggulan tersendiri, karena anak belajar bersama teman-teman dengan rentang usia yang berbeda sehingga kemampuan bersosialisasinya berkembang secara alami. Sejak di TK hingga kini di SD, anak saya selalu antusias berangkat ke sekolah. Selain itu, kemampuan bahasa Inggrisnya pun menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan.”
Nurisna Hasanah
DentistDokter Gigi
“Our main reason for choosing Green Montessori School was its blend of the Montessori method with Islamic values. Over Hana's time here we have seen remarkable growth, both academically and in her independence. We feel GMS has given our child a very strong foundation to grow on.”“Alasan utama kami memilih Green Montessori School adalah karena perpaduan metode Montessori dengan nilai-nilai Islam. Selama bersekolah di sini, kami melihat perkembangan Hana yang sangat signifikan, baik dari sisi akademik maupun kemandiriannya. Kami merasa GMS telah memberikan fondasi yang sangat baik bagi tumbuh kembang anak kami.”
Inka Nurlatifa
Finance Manager at UnileverFinance Manager di Unilever
“My child loves mathematics, because the way the material is presented at GMS is unlike what you usually find. Lessons are made enjoyable, so mathematical concepts are easier to grasp. The result is that my child no longer sees mathematics as a difficult subject, but as something interesting to learn.”“Anak saya sangat menyukai pelajaran Matematika karena cara penyampaian materi di GMS berbeda dari yang umum ditemui. Pembelajaran dibuat menyenangkan sehingga konsep-konsep Matematika lebih mudah dipahami. Akibatnya, anak tidak lagi menganggap Matematika sebagai pelajaran yang sulit, melainkan sesuatu yang menarik untuk dipelajari.”
Fidela Herta Amalia
Make-up ArtistMUA (Make-up Artist)
“The effect of the mixed-age classroom at Green Montessori School reaches all the way home. My child has become more caring towards a younger sibling, more respectful of an older one, and tries to set an example for those who are younger. My child is also more motivated to learn, more disciplined, more tolerant, and holds elders in higher regard.”“Dampak dari mixed-age classroom di Green Montessori School terasa hingga di rumah. Anak saya menjadi lebih peduli terhadap adiknya, lebih menghormati kakaknya, serta berusaha menjadi teladan bagi yang lebih muda. Ia juga semakin termotivasi untuk belajar, lebih disiplin, lebih toleran, dan semakin menghargai orang-orang yang lebih tua.”
Yadita Wira Pasra
ENT SpecialistDokter Spesialis THT
“Green Montessori School genuinely supports a child in growing their independence, through all sorts of everyday activities. A child learns to decide which activity to take on, to choose the material to work with, and to reflect on the learning they have been through each day. The projects and collaborative activities also build creativity, sharpness of mind, the ability to work together, and a sense of responsibility. What I appreciate most are the teachers and staff, who truly understand the needs and the uniqueness of every child, so that children grow into people who are independent, creative, bright, and full of care for others.”“Green Montessori School sangat mendukung tumbuhnya kemandirian anak melalui berbagai aktivitas sehari-hari. Anak belajar menentukan kegiatan yang ingin dilakukan, memilih materi yang akan dipelajari, hingga melakukan refleksi atas pembelajaran yang telah dijalani setiap harinya. Berbagai proyek dan aktivitas kolaboratif juga mengembangkan kreativitas, kecerdasan, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab. Yang paling saya apresiasi adalah seluruh guru dan staf yang benar-benar memahami kebutuhan serta keunikan setiap anak, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, cerdas, dan penuh kepedulian.”
Rizka Halida
Lecturer & Researcher, Universitas IndonesiaDosen & Peneliti, Universitas Indonesia
FAQ (Frequently Asked Questions)FAQ (Tanya Jawab)
ProgramProgram
Will my child still be prepared for national exams or transitioning to a non-Montessori Junior High School?Apakah anak saya tetap siap menghadapi ujian nasional atau melanjutkan ke SMP non-Montessori?
Yes. Our Authentic Montessori program builds academic foundations while nurturing your child's whole development. As an accredited national school, we meet all national curriculum requirements — and our graduates go on to various junior high schools (national and international, Montessori or non-Montessori) year after year.Ya. Program Montessori autentik kami membangun fondasi akademik sekaligus menumbuhkan perkembangan anak secara menyeluruh. Sebagai sekolah nasional terakreditasi, kami memenuhi seluruh persyaratan kurikulum nasional — dan setiap tahun lulusan kami melanjutkan ke berbagai SMP, baik nasional maupun internasional, Montessori maupun non-Montessori.
What languages are used at GMS?Bahasa apa yang digunakan di GMS?
English is the primary language across our Montessori curriculum and most learning activities. Bilingual instruction (English-Indonesian) may be used for specialized subjects: Dance, Music, and Physical Education.Bahasa Inggris adalah bahasa utama di seluruh kurikulum Montessori dan sebagian besar kegiatan belajar kami. Pengantar dwibahasa (Inggris-Indonesia) dapat digunakan untuk mata pelajaran khusus: Tari, Musik, dan Pendidikan Jasmani.
Exceptions are also made for compulsory Indonesian subjects at Elementary Level — Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama Islam, and Pramuka — taught in Bahasa Indonesia.Pengecualian juga berlaku untuk mata pelajaran wajib di jenjang Elementary — Bahasa Indonesia, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama Islam, dan Pramuka — yang diajarkan dalam bahasa Indonesia.
Does Montessori apply Mixed-Age grouping?Apakah Montessori menerapkan kelas berusia campuran?
Yes. Following Authentic Montessori practice, all our Montessori activities take place in a mixed-age setting — preparing children for real-world community life while building empathy, collaboration, and teamwork through cross-age learning. Our PreK classroom will consist of 3–6 year old learners, Lower Elementary 6–9 years old, and Upper Elementary 9–12 years old.Ya. Mengikuti praktik Montessori autentik, seluruh kegiatan Montessori kami berlangsung di kelas berusia campuran — menyiapkan anak untuk kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya sekaligus menumbuhkan empati, kolaborasi, dan kerja sama melalui pembelajaran lintas usia. Kelas PreK kami berisi anak usia 3–6 tahun, Lower Elementary 6–9 tahun, dan Upper Elementary 9–12 tahun.
How does a child learn in a mixed-age grouping?Bagaimana anak belajar di kelas berusia campuran?
Younger children learn by observing and imitating older peers, while older children reinforce their own understanding by mentoring and guiding the younger ones. This natural cycle of learning and teaching builds confidence, leadership, and a genuine sense of community in the classroom.Anak yang lebih kecil belajar dengan mengamati dan meniru kakak kelasnya, sementara yang lebih besar memperkuat pemahamannya sendiri dengan membimbing adik kelasnya. Siklus belajar dan mengajar yang alami ini menumbuhkan kepercayaan diri, kepemimpinan, dan rasa kebersamaan yang tulus di kelas.
Each child will have their own individual target to ensure their academic and holistic development in the mixed-age setting.Setiap anak memiliki target individunya sendiri agar perkembangan akademik dan holistiknya tetap terjaga di kelas berusia campuran.
What extracurricular activities are offered?Kegiatan ekstrakurikuler apa saja yang tersedia?
Arts & Music: drums, mini guitar, danceSeni & Musik: drum, gitar mini, tari
Academics: STEM, coding, public speakingAkademik: STEM, coding, public speaking
Offerings may vary each year and are available at an additional fee.Pilihan kegiatan dapat berbeda setiap tahun dan dikenakan biaya tambahan.
AdmissionPendaftaran
What ages do you accept?Usia berapa yang diterima?
Preschool & Kindergarten: ages 3–6. Elementary: ages 6–12. We also consider each child's developmental readiness to make sure they're placed in the right learning program.Preschool & TK: usia 3–6 tahun. Elementary: usia 6–12 tahun. Kami juga mempertimbangkan kesiapan perkembangan setiap anak agar ia masuk ke program belajar yang tepat.
Can a child who is not yet fluent in English enroll?Bisakah anak yang belum fasih berbahasa Inggris mendaftar?
Yes. Our English-speaking environment helps children build language skills naturally through daily classroom activities and interaction. English proficiency is observed during admission simply to help us understand and support each child's individual learning journey.Ya. Lingkungan berbahasa Inggris kami membantu anak membangun kemampuan bahasanya secara alami melalui kegiatan dan interaksi sehari-hari di kelas. Kemampuan bahasa Inggris diamati saat pendaftaran semata-mata untuk membantu kami memahami dan mendukung perjalanan belajar tiap anak.
Is there a waiting list?Apakah ada daftar tunggu?
Yes. Our seats are limited and demand exceeds availability most years. Once a program reaches its capacity, eligible applicants are placed on a waiting list — so we encourage families to start the admission process early.Ya. Kuota kami terbatas dan hampir setiap tahun peminatnya melebihi daya tampung. Begitu sebuah program penuh, pendaftar yang memenuhi syarat akan masuk daftar tunggu — karena itu kami menyarankan keluarga memulai proses pendaftaran lebih awal.
How do we apply?Bagaimana cara mendaftar?
Begin your admission journey by booking a visit to our school or attending our open house. Our Admissions Team will introduce you to the GMS learning environment and guide you through the next steps, including the Trial Session and other program-specific admission requirements.Mulai perjalanan pendaftaran Anda dengan menjadwalkan kunjungan ke sekolah kami atau menghadiri open house. Tim Admisi kami akan memperkenalkan lingkungan belajar GMS dan memandu Anda ke langkah berikutnya, termasuk Sesi Trial dan persyaratan pendaftaran lain yang spesifik per program.
How much is the education investment?Berapa investasi pendidikannya?
We walk you through the full investment details during your school visit, along with a closer look at our programs and daily routines.Kami akan menjelaskan detail lengkap investasi pendidikan saat kunjungan sekolah Anda, sekaligus memberi gambaran lebih dekat tentang program dan kegiatan harian kami.